HomeStories

Merayakan Kemenangan Kecil

08 August, 2021 - 4 min read

Akhir-akhir ini kondisi gue dan sekitar lagi ga baik-baik aja. Kabar buruk datang udah kayak kawanan burung lagi migrasi dari daerah yang dingin ke yang lebih hangat. Semakin sulit rasanya menemukan kebahagiaan dibalik tumpukkan kejadian yang terjadi hari demi hari.

Orang-orang yang gue labeli sebagai teman dekat pun tidak bisa hadir setiap hari, jam, menit, detik. Karena ya setiap dari kita punya hal yang harus kita selesaikan sebelum matahari terbenam atau malah sebelum matahari terbit di esok harinya.

Pola pikir mereka pun kadang membuat gue nyaman, kadang juga bikin gue jengkel. Tapi itu mulai gue anggep wajar karna ya bukan hal yang bisa gue kontrol, ehm stoik banget dah.

Tapi ternyata tanpa gue sadari, sebenernya ada momen-momen kecil yang terselip dibalik tumpukan kejadian tersebut. Momen dimana gue merasa bahagia ketika gue mengalaminya dan bersyukur masih diberi kesempatan buat ngerasain momen itu.

Salah satu momen yang gue dapet dan rasain itu adalah kemenangan kecil.

Kemenangan Kecil

Apa yang muncul di dalam benak kita ketika mendengar kata "menang"?

Tim sepak bola favorit berhasil mengalahkan lawannya, berhasil mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari semua temen sekelas, karakter game yang dimainin berhasil menghancurkan markas lawan.

Definisi menang menurut kbbi adalah dapat mengalahkan musuh, lawan, atau saingan. Lalu skala kemenangan biasanya banyak ditentukan dari faktor luar seperti seberapa banyak dan kuat lawan kita atau gimana kondisi medan atau arena yang digunakan.

Semakin sulit lawan atau medan yang harus ditempuh dan dikalahkan, maka semakin besar skala kemenangan yang didapat.

Lalu definisi dari kemenangan kecil menurut gue adalah tentang keberhasilan dalam menyelesaikan apa yang udah direncanakan sebelumnya.

Kenapa gue anggep kecil?

Karena ya lawannya secara logika ya gue sendiri. Entah itu gue yang kemarin, gue yang pemalas, gue yang punya seribu alasan untuk menunda. Tidak ada pemain lain yang berkompetisi, hanya cerita tentang gue melawan gue. Pun medan yang dipake buat bertarung gue ciptain sendiri, mulai dari di pikiran sendiri sampe di kedai kopi langganan gue.

Dan biasanya semakin tinggi skala kemenangannya maka semakin besar rasa bahagia yang didapat. Membandingkan kedua teman lu yang sama-sama memenangkan olimpiade fisika tapi yang satu tingkat kabupaten dan yang satunya lagi tingkat provinsi pasti akan lebih bahagia yang tingkat provinsi.

Tapi disaat seperti ini entah kenapa walaupun hanya sebatas mendapat kemenangan kecil, itu sudah cukup buat bikin gue bahagia pada hari itu walaupun gue dan sekitar sedang tidak baik-baik saja. Gue merasa ada rasa puas, lega, tertantang, dan semangat yang keluar dari kemenangan kecil yang diraih.

Kemarin dan Hari Ini

Kemenangan kecil yang gue dapet kemarin adalah gue selesai belajar tentang state dan state management kemudian membuat sebuah tulisan tentang itu, lalu gue juga membuat tulisan tentang retrospektif di bulan juli dan keduanya sudah terpublikasikan di blog ini.

If you read this post and curious about that, please go check it out.

Gue juga berhasil menyelesaikan semua submodul pada kursus Front End Libraries yang ada di Freecodecamp dan sedang mengerjakan tugas akhirnya. Lalu pada malam harinya, gue mendapat sedikit pencerahan terkait masa depan karir gue ketika mengobrol dengan dua teman dekat gue.

Untuk hari, kemenangan kecil itu benar-benar terasa kecil karna hanya sebatas bersih-bersih kos dan membongkar serta membersihkan kipas angin yang sudah tebal debunya. Tapi entah kenapa rasanya se-bahagia itu ketika berhasil menyelesaikan semua itu, yang akhirnya membuat gue bisa tidur siang dengan nyenyak.

Lalu tentunya gue berhasil membuat tulisan ini, tulisan ini juga merupakan sebuah kemenangan kecil yang gue dapat di hari ini.

Penutup

Gue tidak merayakan kemenangan kecil dengan membeli barang mahal, pergi ke suatu tempat, ataupun makan-makan di tempat yang fancy. Cukup dengan menikmati rasa senang dan antusias yang didapat sembari rebahan dan menyimpan semua perasaan itu sebagai bahan bakar untuk menjalani hari esok yang lebih berat.

Membaca buku, menonton beberapa episode dari serial favorit, tidur siang, atau menuangkannya dalam sebuah tulisan menurut gue sudah cukup untuk merayakan semua kemenangan kecil yang gue dapat.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, waktunya untuk tarik selimut dan bersiap untuk menghadapi hari esok tanpa rasa takut.

© 2021, Built with ❤️ using

Gatsby